Pengambilan keputusan dan hakikat pekerjaan manajer - ID faun
Artikel Terkini :
Home » » Pengambilan keputusan dan hakikat pekerjaan manajer

Pengambilan keputusan dan hakikat pekerjaan manajer

Pengambilan Keputusan 
Pengambilan Keputusan merupakan tindakan manajemen dalam pemilihan alternatif untuk mencapai sasaran. Teori Pengambilan Keputusan yang paling dikenal dan mungkin dapat diterima oleh kalangan luas ialah teori Rasional Komprehensif. 

Unsur-unsur utama dari teori ini adalah sebagai berikut :
  1. Pembuat keputusan dihadapkan pada suatu masalah tertentu yang dapat dibedakan dari masalah-masalah lain atau dinilai sebagai masalah-masalah yang dapat diperbandingan satu sama lain.
  2. Tujuan-tujuan, nilai-nilai, atau sasaran yang mempedomani pembuat keputusan amat jelas dan dapat ditetapkan tingkatannya sesuai dengan urutan pentingnya.
  3. Berbagai alternatif untuk memecahkan masalah tersebut diteliti secara seksama.
  4. Akibat-akibat ( biaya dan manfaat ) yang ditimbulkan oleh setiap alternatif yang dipilih dengan teliti.
  5. Setiap alternatif dan masing-masing akibat yang menyertainya dapat dibandingkan dengan alternatif-alternatif lainnya.
  6. Pembuat keputusan akan memilih alternatif dan akibat-akibatnya yang dapat memungkinkan tercapainya tujuan, nilai atau sasaran.
Tahapan dalam Pengambilan Keputusan
Simon (1960) memperkenalkan empat aktivitas dalam proses Pengambilan Keputusan
  1. Intelligence : Pengumpulan informasi untuk mengidentifikasikan permasalahan.
  2. Design : Tahap perancangan solusi dalam bentuk alternatifalternatif pemecahan masalah.
  3. Choice : Tahap memilih dari solusi dari alternatif-alternatif yang disediakan.
  4. Implementation : Tahap melaksanakan keputusan dan melaporkan hasilnya.
Hakikat Pekerjaan Manajer
Pada hakikatnya seorang manajer mempunyai beragam tugas dasar yang harus dikuasai dengan baik jika ingin menjadi manajer yang sukses. Ada 5 hal yang harus dikuasai oleh manajer agar menjadi manajer yang sukses, adalah sebagai berikut :
  1. Manajer harus mampu menetapkan sasaran.
  2. Manajer harus mampu mengorganisasi.
  3. Manajer harus memberi motivasi dan mampu berkomunikasi.
  4. Manajer harus mampu menganalisis, menilai dan menafsir.
  5. Manajer harus dapat mengembangkan kemampuan orang dan dirinya.
Tingkat dan keterampilan Manajer
  1. Top Management atau manajemen tingkat atas yang sering disebut dengan executive officer atau top manager.
  2. Middle Management atau manajem tingkat menengah, sering disebut kepala bagian.
  3. Lower Management atau manajemen tingkat bawah yang dikenal dengan istilah manajemen operasional ( supervisor, kepala seksi dan mandor ).
Menurut Indriyo Gitosudarmo dan Agus Mulyono, manajer harus memiliki tiga macam keterampilan, yaitu keterampilan konseptual, keterampilan kemanusiaan / keterampilan komunikasi, dan keterampilan teknis.
  1. Keterampilan Konseptual : keterampilan untuk membuat konsep, ide dan gagasan demi kemajuan organisasi.
  2. Keterampilan Kemanusian / Keterampilan Komunikasi : keterampilan berkomunikasi atau keterampilan untuk berhubungan dengan orang lain. Komunikasi yang persuasif, dan bersahabat akan memudahkan seorang manajer untuk berkerja sama dengan anggota organisasi yang lain.
  3. Keterampilan Teknis : keterampilan ini merupakan kemampuan untuk menjalankan suatu pekerjaan tertentu, misalnya memperbaiki mesin, membuat kursi, dan keterampilan teknis yang lainnya.
Share this article :

0 comments:

Apa yang anda pikirkan... !

 
Copyright © 2010 ID faun Support Cw - Download CV